Belanja di Alibaba Indonesia

Berbeda dengan Lazada, Alibaba belumlah memiliki cabang di Indonesia. Dengan begitu, mau tak mau kita harus memesannya secara imporan jika kebetulan menginginkan barang yang ada di toko online tersebut.

Sebagai platform yang didesain dengan sistem B2B, sebagian besar barang-barang yang tersedia di Alibaba memiliki harga lebih murah karena dibandrol sesuai nilai agen.

Alhasil, kita sebagai pembeli dapat menjualnya kembali dengan harga yang bersaing. Produknya pun beragam, dimulai dari kebutuhan sehari-hari seperti sandang dan pangan, sampai barang industri.

Ini karena Alibaba melibatkan jutaan penjual di seluruh dunia – bukan hanya Indonesia – yang berarti ada lebih dari jutaan produk yang bisa kita pilih.

Kebanyakan orang memang merasa kecewa karena Alibaba tak hadir di Indonesia, padahal ada sisi keuntungan saat kita tilik dari sisi aktivitas jual beli.

Misalnya, dikarenakan berskala internasional, maka penjual pun berdatangan dari 190 negara berbeda – hal yang belum tentu terjadi jika Alibaba membuka cabang di Indonesia.

Hati-Hati Terhadap Regulasi

Mungkin satu-satunya hal yang harus kita waspadai sebelum membeli adalah regulasi dari negara kita.

Perlu dicatat bahwa barang-barang yang kita beli dari Alibaba tidaklah diselundupkan, melainkan melewati perpajakan dan pabean sehingga sifatnya resmi dan legal.

Sayangnya, banyak orang yang belum mengerti cara mengurus proses semacam ini karena dinilai ribet.

Jika kamu salah satu orang dari kelompok tersebut, maka satu-satunya jalan keluar adalah dengan menggunakan jasa forwarder Alibaba.

Hampir segala macam barang bisa ditangani sehingga penggunaan dan pembelian produk pun menjadi begitu fleksibel.

Berbagai macam produk tersedia untuk dipilih dan memberikan fleksibilitas pada kita. Sementara para penyedia jasa forwarder siap menangani proses yang ribet tersebut untuk kita.

Opsi Bayar Nanti

Terkadang, pemilik bisnis startup seperti kita membutuhkan modal untuk memulai bisnis. Jika kamu masuk ke dalam kategori pengguna yang beruntung, maka bisa memanfaatkan fitur bernama pay later atau Opsi Bayar Nanti.

Opsi ini akan membantu kita mendapatkan barang tanpa harus meminta bantuan para investor atau modal yang menggunung.

Hanya saja ada persyaratan yang harus dilakukan sebelum akhirnya masuk ke dalam kategori orang penerima opsi pay later tersebut.